Postingan

Gaya Hidup Minimalis ala Keluargaku

Gambar
Beberapa hari ini, harga emas meroket. Tapi, beberapa toko emas di Cina sana, kata berita yang kutonton di Youtube, mengalami kelesuan berjamaah aka gulung tikar. Akibatnya, banyak pemilik toko emas yang dengan berat hati menutup tokonya. Dan, aku pun jadi bingung. Kenapa saat harga emas naik, kok, toko emas banyak yang bangkrut? Eh, hal itu terjadi karena saat harga emas terlalu tinggi, maka orang akan cenderung tidak berbelanja. Alasan lain adalah bahan baku emas yang juga ikut melonjak mengakibatkan pedagang kehilangan modalnya untuk biaya bahan baku dan produksi. Belum lagi, kebiasaan orang Cina yang bukan main hemat itu. Kebiasaan hidup minimalis orang Cina ini mengingatkan aku dengan banyak momen saat aku belanja di toko yang penjualnya orang Cina. Aku lihat ia masak sawi putih dengan pakaian kaos oblong dan celana pendeknya. Aku juga sering lihat beliau mengendarai sepeda atau jalan kaki. Padahal ia punya mobil. Eh, aku lihat anaknya mengendarai mobil dan jajan di restoran. Lalu...

Jurnaling sebagai Sarana Healing Sederhana

Gambar
Emang benar kalau menulis itu bisa dilakukan semua orang? Jawabannya sih tergantung kamu sendiri. Kalau menurutku sih, menulis itu sesederhana mencoretkan satu hurup ke kertas atau media apa pun yang kita punya. Kamu bisa mengekspresikan diri atau sekedar mengungkapkan emosi lewat goresan yang mungkin bagi orang lain nggak ada artinya. Yups, menurutku sesederhana itu. Nggak ribet atau rumit. Seperti satu goresan yang bisa mengandung arti bagi yang memahaminya. Ingat kan kalau goresan aksaran Lampung, misalnya, hanya dipahami oleh orang yang belajar dan mempelajarinya. Bagi yang tidak mengerti, goresan aksara Lampung itu, hanya garis atau titik yang tanpa arti. Ya kan? Begitu pun Jurnaling sebagai sarana healing yang sederhana, karena dengan menulis jurnal, mungkin kamu bisa menumpahkan seluruh isi hatimu tanpa takut ada yang menghakimi atau menilaimu. Kamu bebas menulis apa saja sesukamu. Dan, jika kamu ingin merahasiakannya pun, itu adalah privilege-mu. Kamu boleh melakukannya. No wor...

Persahabatan: Hubungan Tanpa Syarat sebagai Obat Penyakit Mental

Gambar
Pernahkah kamu berpikir tentang arti persahabatan dalam hidupmu? Atau pernahkah berpikir kamu hidup di dunia ini tanpa hadirnya siapa pun yang bisa kamu sebut sebagai sahabat? Ah, mungkin pertanyaan-pertanyaan ini bikin keningmu berkerut sesaat atau tidak. Nggak masalah. Karena sahabat itu pun bisa hadir dalam bentuk apa pun. Syaratnya hanya satu. Kamu harus membuka perspektifmu tentang definisi sahabat itu sendiri. Sahabat atau teman bisa saja orang yang bisa kamu ajak bicara setiap saat kamu membutuhkan. Teman itu selalu mendukungmu, menyayangimu, dan memberikan saran konstruktif untuk dirimu yang lebih baik. Dan, syarat lainnya adalah kamu dan temanmu ini berteman tanpa syarat. Syarat yang mungkin hampir nggak ada, karena hampir semua hal di dunia itu memiliki syarat. Kalau pun kamu punya pendapat yang berbeda, nggak masalah. Itu hakmu juga. Karena, sebagai seorang sahabat pun, kita adalah orang yang berbeda.  Dan, sebelum kamu bertanya padaku tentang apa itu arti seorang sahaba...

Jatuh untuk Bangkit : Salah Satu Buku dari Target Buku Tahun 2026

Gambar
Ngomongin buku, jujur aja, aku udah makin jarang baca buku. Sekarang mulai punya hobi baru. Belajar bahasa Mandarin di Duolingo. Dan, rasanya seru juga. Aku bisa belajar kosa kata baru selain wo ai ni. wkwk.. Ah, jadi ingat buku kamus kecil bahasa Mandarin yang sekarang entah ada di mana. Oya, di tasku masih ada buku yang kubawa-bawa, tapi belum selesai kubaca. Maklumlah, sibuk dengan urusan lain selain baca buku aka rebahan sambil baca buku yang versi digital. Padahal, beberapa minggu lalu aku sudah berusaha membiasakan diri meminjam buku konvensional di perpustakaan Nuwo Baca yang ada di Jalan Pagar Alam Bandar Lampung. Tapi, ya gitu, burn out- nya sudah level merah. wkwk. Jadi, aku lebih sering scroll buku lewat gawai. Meski begitu, insya Allah aku akan berusaha membaca buku ini hingga selesai. Kenapa? Karena buku ini mungkin ada hubungannya dengan adikku yang masih berjuang melawan sakitnya. Aku sendiri nggak tahu, apakah pemberi buku ini, teman adik, menyadari tentang sakit adikku...

Pojok Rumah dengan Vibe Hijau yang Bikin Adem

Gambar
Bicara tentang pojok rumah, aku sih suka banget berdiri di depan rumahku yang lumayan hijau. Apalagi kalau musim hujan seperti di bulan Januari ini.  Aku bisa bengong menatap derai tipis hujan yang menetes dari daun ke tanah atau sekedar memperhatikan setitik air yang menempel di bunga kuning yang entah apa namanya. Ya, aku emang suka pojok rumah dengan vibe hijau yang bikin adem hatiku. Terlagi beberapa tahun ini yang begitu berat bagiku dan keluargaku. Sehingga rasanya, kadang aku pikir isi di dada ini ingin meledak.  Tapi, melihat hijaunya dedaunan yang terkadang baru muncul dari batang yang hendak mati, bikin aku sedikit terhibur. Rasanya. seperti ada harapan, asalkan masih ada kehidupan ini. Oya, kamu tahu, di sepetak rumah yang aku tinggali bersama keluargaku ini, ada sedikit ruang bagi tanaman buat tumbuh bebas. Bahkan, pernah sebatang pohon mangga kweni yang buahnya lebat tumbuh menjulang dan rindang, hingga suasana di sekitar rumahku terasa sedikit gelap.  "Hati-...

Bagaimana Mengatasi Rasa Kecewa akibat Perlakuan Orang Terdekatmu?

Gambar
Sambil menahan air mata, temanku bercerita padaku pagi itu. Aku hanya bisa diam. Mendengarkan ceritanya. Dalam hatiku berkata, "Tuhan, apakah ini perlakuan orang yang seharusnya menjaga dan menghormati kami?" Ya, temanku menghadapi masalah dengan atasannya. Ia dibully secara verbal di ruang rapat yang penuh dengan teman-teman sejawatnya. Baiknya, aku nggak mengulang apa yang disampaikan. Cukuplah, aku katakan bahwa temanku ini merasa kecewa dan dizalimi. Dan, ia hanya bisa mengadu padaku. "Hanya pada Allah kita mengadu, ya?"kata temanku sambil tertawa pahit. Tapi, aku tahu, hatinya menangis karena perlakuan nggak adil yang terjadi pada dirinya. Baca juga: Dari Bullying Hingga Emansipasi Wanita Dalam True Beauty Korean Drama  Kami pun mengulang kalimat penghiburan kami. La Tahzan. All is well. Lalu, kami pun tertawa. Tawa yang hanya dipahami oleh kami berdua. Yup, it seems like we fight against the whole world and we feel strong. I think I am lucky to have her.  A pa...

Reza Permadi: Penggagas Digitalisasi Pariwisata Indonesia dengan Atourin

Gambar
Reza Permadi Penggagas Digitalisasi Pariwisata Indonesia dengan Atourin (sumber gambar: Instagram @repermadi Ingin healing atau sekedar jalan-jalan bareng teman sekaligus membantu perekenomian masyarakat sekitar? Pilihan destinasi wisata di Indonesia bisa jadi opsi menarik. Kenapa? Karena Indonesia itu indah dan memiliki diversity kekayaan alam dan budaya serta kuliner yang bisa kita eksplor. Sebut aja Pantai Mutun di Lampung. Pantai yang cukup ramai dikunjungi warga Lampung, karena pasir pantainya yang lembut serta ombak laut yang tenang. Kita bisa menikmati ketenangan alam bersama keluarga. Bahkan pasangan muda-mudi pun suka menjadikan Mutun sebagai latar foto mereka. Problemnya, terkadang kita bingung mencari informasi terkini tentang kondisi destinasi wisata pilihan kita. Seperti, saat Pantai Mutun yang sempat ditutup tahun 2020 hingga pengunjung tidak dapat berwisata ke pantai tersebut. Pengunjung pun harus balik lagi dan mencari alternatif destinasi wisata lain. Hal ini pun pern...

Senyum sebagai Sedekah yang Berharga

Gambar
Lebaran tahun ini nggak seramai dulu. Kalau dulu, pas lebaran anak-anak sibuk berlebaran ke tetangga. Ngobrol dan main bersama teman-teman sebayanya.  Sekarang sih, anak-anak sibuk dengan gawainya. Kalau pun main, mereka lebih memilih ke mall atau tempat hiburan dibandingkan ke rumah teman atau kerabatnya. Eh, sekalinya main, aku perhatikan anak-anak sibuk scrolling gawai. Dan, orang tua juga gitu. wkwk. Terkadang, untuk memberikan senyum sebagai sedekah berharga pun lupa. Mereka sibuk dengan teman online -nya. Anyway , aku nggak menyalahkan gawai. Aku juga bukan anti modernisasi atau teknologi. Aku sadar bahwa sama halnya dengan teknologi nuklir, gawai pun saat bijak digunakan pasti kasih manfaat bagi penggunanya.  Dan, arti senyum ini nggak sesederhana yang aku pikir. Senyum, saat digunakan dengan baik, dapat membuat orang lain merasa bahagia.  Senyum pun bisa membantumu untuk memperoleh keinginan. Ya, sebut aja influencer dengan endorsement -nya. Aku pikir, mereka ng...

Bagaimana Menjaga Kesehatan Mental Jika Kamu Hidup Bersama Penderita Penyakit Jiwa?

Gambar
"Gimana kondisinya, bu? Masih ada suara-suara?" Dokter itu bertanya pada ibu yang hanya memandanginya dengan tatapan kosong. Kulihat ibu itu hanya tersenyum dan mengangguk.  Lalu, ibu  itu mulai meracau tak karuan. Dan, keluarga yang menuntunnya pun menjawab pertanyaan rutin yang ditanyakan dokter setiap bulan. "Minum obatnya rutin kan, Pak bu? Tidurnya gimana?" Dan, keluarga pasien pun menceritakan kondisi pasien sehari-hari.  Adegan ini adalah kisah nyata yang mungkin harus kamu jalani seumur hidupmu jika kamu atau salah satu anggota keluargamu menderita penyakit jiwa.  Hingga, mungkin, kamu perlu tahu cara agar kamu selalu sehat. Karena, jangankan orang yang memiliki gangguan penyakit jiwa, orang yang sehat pun, mungkin, bisa sakit jika dirundung masalah hidup. Ya kan? Jadi, bagaimana Menjaga Kesehatan Mental Jika Kamu Hidup Bersama Penderita Penyakit Jiwa?  Dan, aku nggak cerita sebagai seorang petugas kesehatan, dokter, perawat, atau pun orang-orang yang be...